Home » Kondisi Umat » Organisasi Bantuan Turki Bantu Warga Desa di Sudan Selatan Dapatkan Penghasilan Melalui Peternakan Lebah

Organisasi Bantuan Turki Bantu Warga Desa di Sudan Selatan Dapatkan Penghasilan Melalui Peternakan Lebah

Sebuah organisasi bantuan Turki membantu penduduk desa di Sudan Selatan agar mendapatkan penghasilan tambahan guna memberi makan keluarga mereka melalui pemeliharaan lebah, Anadolu News Agency melaporkan.

Pada awal tahun 2021, Badan Koordinasi dan Kerjasama Turki (TIKA) menyumbangkan sekitar 300 sarang lebah, peralatan panen, dan pakaian perlebahan kepada penduduk desa di Sudan Selatan sebagai bagian dari proyek yang diprakarsai oleh organisasi non-pemerintah lokal, Organisasi Pengembangan Inisiatif Dukungan Perdamaian ( SPIDO) untuk mendukung peternak lebah di daerah pedesaan.

Berbicara kepada Anadolu Agency pada malam Hari Lebah Sedunia, yang diperingati pada hari Jumat lalu, Daniel Wani, Ketua kelompok peternak lebah di Rajab East, tenggara ibukota Juba, mengatakan mereka berharap bisa menikmati hasil manis dari peternakan lebah dan pengolahan madu dengan bantuan Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA).

Dia mengatakan bahwa, sebelum mereka menerima dukungan dari organisasi Turki, mereka dulu sangat menderita, tetapi sekarang keluarga mereka dapat makan madu dan juga menjualnya untuk mendapatkan lebih banyak pendapatan.

“Proyek ini sangat penting bagi kami. Proyek datang pada waktu yang tepat. Para donatur dan pendukung memberi kami pelatihan. Sekarang kami ahli dalam beternak lebah. Tidak seperti sebelumnya, ketika kami menggunakan cara tradisional. Mereka memberi kami sarang lebah modern. panen pertama, kami mendapat jumlah madu yang baik, dan itu membantu kami dengan keluarga kami, ”kata Wani.

Dia mengatakan mereka akan mendapat manfaat lebih dari proyek ini dalam tiga bulan mendatang, berdasarkan apa yang mereka lihat dari panen pertama mereka.

“SPIDO dan organisasi Turki telah memberi kami harapan untuk melanjutkan pekerjaan peternakan lebah ini. Sebelumnya, kami biasa mencobanya, tetapi tidak ada hal baik yang datang darinya. Tetapi dengan dukungan dari organisasi Turki, kami sekarang dapat mengambil sesuatu. ke pasar dan menyimpan sesuatu untuk dimakan keluarga,” tambahnya.

Wani mengatakan peralatan dan sarang lebah modern yang dipasok dengan bantuan kelompok bantuan Turki telah membantu menghasilkan madu berkualitas.

Dia mengatakan satu-satunya tantangan yang dihadapi mereka adalah banjir, yang telah mengambil beberapa sarang lebah mereka karena ditempatkan di dekat sungai.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: