ALJIR – Aljazair menutup sementara kedutaannya di Ukraina di tengah perang Rusia yang telah berlangsung selama 11 hari di negara itu, Anadolu Agency melaporkan.
Dalam sebuah pernyataan, Kedutaan Besar Aljazair di ibukota Kyiv mengatakan telah menangguhkan layanannya karena kondisi keamanan di Ukraina.
Kedutaan mendesak warga negara Aljazair di Ukraina untuk menghubungi misi diplomatik mereka di negara tetangga Polandia, Hongaria, atau Rumania untuk layanan apa pun.
Pada hari Kamis, Aljazair mengevakuasi 76 warga negara, kebanyakan dari mereka pelajar, dari Ukraina melalui Rumania.
Pihak berwenang Aljazair berencana untuk mengatur tiga penerbangan lagi dalam beberapa hari mendatang untuk mengevakuasi warga negara mereka dari Ukraina melalui Rumania dan Polandia.
Menurut Kedutaan Besar Ukraina di Aljazair, ada sekitar 1.200 pelajar Aljazair di Ukraina, di samping sejumlah warga Aljazair lainnya yang tidak disebutkan yang tinggal di sana.
Perang Rusia di Ukraina telah disambut oleh kemarahan dari komunitas internasional, dengan Uni Eropa, Inggris, dan AS, antara lain, menerapkan berbagai sanksi ekonomi di Moskow.
Menurut angka PBB, setidaknya 331 warga sipil telah tewas dan 675 terluka di Ukraina sejak awal perang pada 24 Februari.
Lebih dari 1,5 juta orang telah meninggalkan Ukraina ke negara-negara tetangga, menurut badan pengungsi PBB.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran