Home » Kondisi Umat » Warga Palestina di Israel Berkampanye untuk Lindungi Pengungsi Suriah yang Kedinginan

Warga Palestina di Israel Berkampanye untuk Lindungi Pengungsi Suriah yang Kedinginan

YERUSALEM – Pemandangan pengungsi Suriah yang berjuang untuk bertahan hidup dalam suhu yang membekukan membuat Ibrahim Khalil merasa berat hati, lapor Kantor Berita Anadolu .

Mencari bantuan, pria Palestina berusia 34 tahun itu meluncurkan kampanye online untuk mengumpulkan dana guna membangun rumah bagi pengungsi Suriah yang hidup dalam kondisi musim dingin yang keras.

Khalil, seorang aktivis sosial, mengatakan kampanye itu awalnya bertujuan untuk membeli radiator bagi warga Suriah yang mengungsi dari rumah mereka akibat konflik 11 tahun di negara mereka.

“Ide tersebut kemudian berkembang untuk mencari solusi berkelanjutan bagi para pengungsi, hingga mereka dapat kembali ke negaranya,” katanya kepada Anadolu Agency .

Sejak kampanye dimulai, Khalil menerima, setiap hari, ratusan pesan di halaman Facebook-nya dari orang-orang Palestina di Israel yang menyumbang untuk pengungsi Suriah.

Sejauh ini, kampanye tersebut telah mengumpulkan lebih dari 10 juta shekel (sekitar $3.145.297) dari warga Palestina di kota-kota Arab di Israel.

Pekan lalu, para aktivis memperluas kampanye penggalangan dana untuk pengungsi Suriah ke Tepi Barat dan Yerusalem.

“Kampanye ini menunjukkan bahwa Palestina dan Suriah adalah satu bangsa,” kata Khalil, yang juga seorang pelatih kuda.

Di Suriah, lebih dari 6,7 juta orang telah mengungsi akibat perang saudara di negara itu, yang dipicu oleh tindakan keras rezim Bashar Al-Assad terhadap protes pro-demokrasi pada tahun 2011. 6,8 juta warga Suriah lainnya hidup sebagai pengungsi di negara-negara tetangga seperti Yordania, Lebanon dan Turkiye.

Kebanyakan pengungsi menemukan tempat berlindung di tenda-tenda, bangunan yang belum selesai, membuat mereka sangat rentan terhadap kondisi musim dingin yang keras.

Jabr Hijaz, seorang teman Khalil, bergabung dengan kampanye penggalangan dana juga berusaha meringankan penderitaan para pengungsi Suriah.

.”Foto-foto yang datang dari kamp membuat hati ini menangis,” katanya.

Khalil dan Hijazi keduanya berkoordinasi dengan organisasi bantuan untuk membangun ratusan rumah bagi pengungsi Suriah di utara Suriah, utara Yordania, dan selatan Turkiye.

Hijazi mengatakan kampanye untuk pengungsi Suriah mencerminkan wajah sebenarnya dari komunitas Arab di Israel.

“Pendudukan (Israel) ingin kami melihat komunitas kami sebagai komunitas kriminal, tetapi kampanye ini membuat kami sangat bangga pada diri kami sendiri,” tambah Hijazi, yang kehilangan saudaranya oleh tembakan Israel selama protes terhadap kejahatan terorganisir di Israel.

“Beberapa anggota yang bekerja dalam kejahatan terorganisir tidak mencerminkan realitas kita,” katanya.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: