Home » Kondisi Umat » Taliban Tegaskan Netralitas, dan Desak Rusia-Ukraina Saling Menahan Diri

Taliban Tegaskan Netralitas, dan Desak Rusia-Ukraina Saling Menahan Diri

KABUL – Pemerintah sementara yang dipimpin Taliban di Afghanistan, pada hari Jumat kemarin menyerukan untuk menahan diri di tengah intervensi Rusia di Ukraina, sembari menekankan bahwa kebijakan luar negeri Kabul adalah “netralitas”, lapor Kantor Berita Anadolu .

“Semua pihak harus berhenti mengambil posisi yang dapat meningkatkan kekerasan,” kata Abdul Qahar Balkhi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan.

Rusia sendiri meluncurkan intervensi militer yang lama ditakuti di Ukraina Kamis pagi, dengan Presiden Vladimir Putin mengatakan tujuan operasi itu adalah untuk melindungi orang-orang yang “menjadi sasaran genosida” oleh Kyiv dan untuk “demiliterisasi dan denazifikasi” Ukraina. Dia juga meminta tentara Ukraina untuk meletakkan senjatanya.

Menurut Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, lebih dari 130 orang, termasuk warga sipil, tewas pada hari pertama intervensi militer.

Balkhi menekankan bahwa pemerintah sementara Taliban mengikuti sebagai “kebijakan luar negeri yang netral (tetapi) menyerukan kedua belah pihak yang berkonflik untuk menyelesaikan krisis melalui dialog dan cara-cara damai.”

Dia juga mendesak Moskow dan Kyiv untuk melindungi pelajar dan migran Afghanistan di wilayah tersebut.

Setelah jatuhnya pemerintah Afghanistan yang didukung AS Agustus lalu, Moskow telah terbukti menjadi sumber dukungan yang signifikan bagi pemerintahan baru Taliban.

Sebelum menghadapi pasukan asing pimpinan AS di Afghanistan, Taliban memerangi bekas Uni Soviet ketika menyerbu negara itu pada akhir 1970-an.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: