ISTANBUL – Kelompok oposisi Suriah dengan tegas menolak normalisasi hubungan oleh beberapa negara Arab dengan rezim Bashar Al-Assad dengan mengatakan hal itu menghapus tanggung jawab rezim yang telah menghancurkan negara dan membunuh rakyatnya.
Kekhawatiran mereka itu diangkat selama Forum Internasional Suriah di Istanbul Turki kemarin.
Dokter Suriah, Zayd Kayali, mengatakan upaya baru-baru ini oleh beberapa negara Arab untuk menormalkan hubungan dengan rezim membuat perlunya bekerja untuk menemukan gerakan rakyat yang terorganisir untuk menghadapi masalah ini karena dampak seriusnya terhadap masa depan Suriah khususnya dan kawasan pada umumnya.
Kayali menjelaskan bahwa langkah-langkah normalisasi oleh beberapa negara Arab dimulai dengan mantan Presiden Sudan Omar Al-Bashir pada 2018 tetapi runtuh kemudian.
Namun, ada upaya baru untuk memungkinkan rezim kembali ke masyarakat internasional.
Dia mengatakan bahwa Rusia telah mengeksploitasi upaya ini dan mencoba membesar-besarkannya. Menambahkan bahwa rencana untuk mengintegrasikan kembali rezim ke dalam masyarakat internasional akan didasarkan pada keuntungan ekonomi tetapi warga negara biasa tidak akan mendapat manfaat dari ini.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran