Home » Kondisi Umat » Tidak Ada Kemajuan dalam Pembicaraan Informal antara Taliban dengan Oposisi

Tidak Ada Kemajuan dalam Pembicaraan Informal antara Taliban dengan Oposisi

KABUL – Sebuah pertemuan untuk membahas rekonsiliasi antara Taliban dan Front Perlawanan Nasional (NRF), yang dipimpin oleh Ahmad Massoud, berakhir tanpa kemajuan, AFP melaporkan pada hari Jumat.

NRF adalah satu-satunya oposisi terhadap Taliban. Pemimpinnya adalah putra mendiang komandan Mujahidin terkemuka yang berperang melawan pendudukan Uni Soviet, Ahmad Shah Massoud. Bentengnya adalah Panjshir .

Setelah Taliban menguasai negara itu, NRF menolak untuk menyerah, tetapi pasukan Taliban menyerbu daerah itu dan memaksakan kedaulatannya setelah pertempuran singkat.

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Taliban Amir Khan Muttaqi mengkonfirmasi bahwa dia mengadakan pembicaraan pada akhir pekan dengan pemimpin NRF Massoud di Teheran dan menjamin keamanannya jika dia kembali ke rumah.

Sementara itu, Kepala Hubungan Luar Negeri NRF Ali Maisam Nazary mengatakan kepada AFP bahwa Taliban menawarkan kendali NRF atas kementerian dan kedutaan, tetapi menunjukkan bahwa:

Mereka tidak mau mengubah pola pikir mereka.

Nazary juga mengatakan bahwa Taliban menolak permintaan utama NRF untuk pembentukan pemerintah yang benar-benar inklusif.

“Tidak ada hasil selama pembicaraan informal ini,” katanya. “Kami berada di dua halaman terpisah. Definisi kami tentang pemerintahan inklusif berbeda dengan definisi mereka.”

Dia mengatakan bahwa gerakannya setuju untuk duduk dengan Taliban setelah rekomendasi dari negara-negara regional.

Nazary, yang melakukan perjalanan ke Inggris dan Swedia sebelum tiba di Prancis dalam sebuah tur untuk menggalang dukungan bagi perjuangan NRF, mengatakan bahwa Massoud telah melakukan perjalanan ke beberapa tempat tetapi tidak menunjuk ke tempat-tempat ini karena “alasan keamanan”.

AFP melaporkan dia mengatakan kelompoknya memiliki 4.000 pejuang. Dia meminta bantuan masyarakat internasional untuk apa yang dia gambarkan sebagai konflik “gerilya” melawan Taliban.

“Kami membutuhkan segala jenis dukungan atau bantuan,” lapor AFP yang menyatakan Nazary. “Kami berjuang dengan sumber daya kami sendiri.”[fq/afp]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: