Home » Kondisi Umat » Israel Perbarui Penahanan Administratif Terhadap Anggota Parlemen Palestina dari Yerusalem

Israel Perbarui Penahanan Administratif Terhadap Anggota Parlemen Palestina dari Yerusalem

Pengadilan Militer pendudukan Israel pada hari Rabu kemarin memperbarui penahanan administratif terhadap anggota parlemen Palestina dari Yerusalem, Mohammad Abu Teir, 71, Kantor Media Tahanan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Menurut pernyataan itu, ini adalah penahanan administratif enam bulan kedua yang diperbarui terhadap Abu Teir, yang menghabiskan total 36 tahun di dalam penjara Israel.

Pada tahun 2010, pasukan pendudukan Israel mendeportasi Abu Teir bersama dengan anggota parlemen Hamas lainnya dari Yerusalem ke Tepi Barat yang diduduki.

Enam bulan lalu, pasukan pendudukan Israel menggerebek rumah sementaranya di dekat Betlehem, menahannya dan mengubahnya menjadi penahanan administratif.

Saat itu, dia telah dibebaskan hanya empat bulan setelah dibebaskan dari penjara pendudukan Israel, setelah menghabiskan 10 bulan di bawah penahanan administratif.

Abu Teir lahir pada 16 April 1951 di desa Tuba di kota Yerusalem yang diduduki. Ia lulus dari Sekolah Menengah Syariah di Yerusalem dan bekerja sebagai Imam dan Khatib untuk masjid di desanya.

Ia bergabung dengan revolusi Palestina sebagai aktivis Fatah. Pada tahun 1974, ia ditahan dan dijatuhi hukuman 13 tahun penjara.

Pada tahun 1985, ia dibebaskan dan bergabung dengan gerakan Hamas. Dia ditahan pada awal tahun 1989 dan menghabiskan 13 bulan di dalam penjara Israel. Kemudian, pada tahun 1990, ia ditahan dan menghabiskan enam tahun di penjara.

Dia dibebaskan dan kemudian ditahan, menghabiskan tujuh tahun di penjara dan dibebaskan pada tahun 2006, ketika dia dicalonkan oleh Hamas ke Parlemen Palestina. Dia memenangkan pemilihan dan menjadi anggota parlemen, tetapi, pada tanggal 30 Juni 2006, dia ditahan.

Antara tahun 2006 dan 2010, setelah menjadi anggota parlemen, dia ditahan dan dibebaskan beberapa kali, sampai dia dideportasi dari Yerusalem pada tahun 2010.

Ketika dia tinggal di rumah sementaranya di Tepi Barat yang diduduki, dia ditahan beberapa kali, hingga total 36 tahun dihabiskan di dalam penjara pendudukan Israel.[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: