Home » Kondisi Umat » Israel akan Lipatgandakan Jumlah Pemukim di Dataran Tinggi Golan

Israel akan Lipatgandakan Jumlah Pemukim di Dataran Tinggi Golan

TEL AVIV – Pemerintah Israel dengan suara bulat pada hari Ahad menyetujui rencana NIS1 miliar ($317 juta) untuk meningkatkan jumlah pemukim Yahudi di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, media Israel melaporkan.

The Times of Israel melaporkan Perdana Menteri Naftali Bennett mengatakan bahwa Israel bermaksud untuk menggandakan jumlah orang Israel yang tinggal di “daerah strategis” di tahun-tahun mendatang.

“Ini adalah momen kita,” kata Bennet. “Ini adalah momen Dataran Tinggi Golan. Setelah bertahun-tahun yang panjang dan statis dalam lingkup pemukiman, tujuan kami hari ini adalah menggandakan pemukiman di Dataran Tinggi Golan.”

Di akun Twitter-nya, Bennet menulis: “Kami membuat sejarah di Golan.”

The Jerusalem Post melaporkan dia mengatakan: “Kombinasi keadaan telah membawa kami hari ini ke keputusan pemerintah yang dramatis untuk menyalurkan sumber daya yang cukup besar, di sekitar NIS1b, untuk memperkuat komunitas di Dataran Tinggi Golan.”

Pernyataannya datang selama pertemuan untuk pemerintahannya yang diadakan pada hari Ahad di Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Tujuan dari rencana pemukiman adalah untuk meningkatkan populasi di Dataran Tinggi Golan antara tahun 2022 hingga 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah pemukim menjadi 100.000.

Selama rapat kabinetnya, Bennett mengumumkan dua pemukiman baru dan dua komunitas pemukim baru bernama Asif dan Matar, masing-masing dengan sekitar 2.000 unit rumah.

“Setiap orang yang berpengetahuan di dunia memahami bahwa lebih baik memiliki dataran tinggi Israel (Dataran Tinggi Golan) yang tenang, berkembang dan hijau dibandingkan dengan alternatif lainnya,” ujar Bennet.

“Tidak peduli berapa banyak rapat kabinet yang diadakan di Golan, itu adalah wilayah Suriah yang diduduki,” cuit MK Arab Ahmad Tibi.

“Semua bagian dari koalisi bertanggung jawab atas keputusan yang dibuat selama rapat kabinet ini, serta untuk pendalaman permukiman dan kekerasan pemukim,” tambahnya.[fq/toi]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: