AMMAN – Ribuan warga Yordania berunjuk rasa memprotes kesepakatan yang ditandatangani dengan Israel yang kabarnya akan membuat kedua negara menukar listrik dengan air, lapor Anadolu News Agency .
Pawai dimulai di depan Masjid Husseini di ibukota, Amman, dan berlanjut ke Al-Nakhil Square sekitar satu kilometer (0,6 mil) jauhnya, di tengah kehadiran keamanan yang ketat, seorang koresponden Anadolu Agency melaporkan dari tempat kejadian.
Demonstrasi diorganisir oleh partai politik dan serikat pekerja di Yordania untuk menolak keputusan Kerajaan Hashemite untuk bernegosiasi dengan Tel Aviv tentang kelayakan proyek energi dan air bersama.
Pada hari Senin, Yordania mengumumkan penandatanganan deklarasi niat untuk bertukar air untuk energi dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel.
Ketiga negara akan memulai pembicaraan untuk mengeksplorasi kelayakan proyek energi dan air bersama, menurut Kementerian Air dan Irigasi Yordania.
Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa deklarasi niat berarti “memasuki proses studi kelayakan selama tahun 2022 berikutnya, di mana Yordania dapat memperoleh 200 juta meter kubik air setiap tahun.”
Bulan lalu, Yordania menandatangani perjanjian dengan Israel untuk membeli 50 juta meter kubik air dari Tel Aviv – jumlah tambahan untuk apa yang ditetapkan dalam perjanjian damai yang ditandatangani antara kedua negara pada tahun 1994.
Yordania saat ini berada di urutan kedua dalam daftar negara-negara miskin air di dunia, menurut indeks air global.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran