Home » Kondisi Umat » Gadis-gadis di Afghanistan Memulai Pendidikan di Sekolah-Sekolah Yayasan Maarif Turki

Gadis-gadis di Afghanistan Memulai Pendidikan di Sekolah-Sekolah Yayasan Maarif Turki

KABUL -Gadis-gadis di Afghanistan telah mulai menerima pendidikan mereka di sekolah-sekolah yang dikelola oleh Yayasan Maarif Turki, menurut Ketua kelompok itu.

Berbicara kepada Anadolu Agency , Presiden Yayasan, Birol Akgun, mengatakan bahwa tidak ada masalah dalam pendidikan sekolah dasar untuk anak perempuan di Afghanistan, menambahkan bahwa kemajuan yang signifikan telah dibuat di sekolah menengah dan atas dan di sebagian besar sekolah Maarif, siswa telah kembali. ke kelas.

“Pembatasan berlanjut di bagian sekolah menengah dan sekolah menengah atas sekolah putri kami di ibu kota, Kabul, dan Kandahar. Kami yakin ini akan diatasi seiring waktu. Diskusi masalah ini berlanjut melalui kedutaan kami,” katanya.

Mengenai perkembangan politik baru-baru ini di negara itu, Akgun mengatakan bahwa mereka mengambil alih sekolah-sekolah di Afghanistan dengan perjanjian antar negara yang ditandatangani antara Turki dan Afghanistan sekitar tiga tahun lalu, dan terus mengoperasikan sekolah dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas mereka.

Ia menegaskan, sejak itu jumlah siswa meningkat dan Yayasan membuka sekolah baru guna memenuhi tuntutan di berbagai kota.

“Yayasan Maarif Turki memiliki sekitar 6.500 siswa dan sekolah di 19 kampus di berbagai tingkatan … di berbagai kota, seperti Kabul, Herat, Jalalabad, Mazar-i Sharif, Kandahar, Maidan Wardak, Aqcha dan Sheberghan. Beberapa sekolah ini terpisah sekolah khusus perempuan,” katanya.

Mengakui beberapa kegelisahan karena perkembangan politik baru-baru ini di negara itu, setelah Taliban dengan cepat mengambil alih kekuasaan Agustus ini, Akgun mengatakan dengan dukungan Kedutaan Besar Turki di Kabul dan lembaga terkait, sekolah terus beroperasi “tanpa kerugian besar.”

“Sebagai hasil dari negosiasi, pemerintahan baru Afghanistan mulai menunjukkan pendekatan yang lebih fleksibel untuk melanjutkan pendidikan bagi siswa perempuan,” katanya, merujuk pada pemerintahan sementara Taliban.

Akgun menekankan bahwa 40 persen dari 6.500 siswa yang terdaftar di sekolah Maarif adalah perempuan.

“Keluarga sangat mementingkan pendidikan anak perempuan. Kami memiliki 14 sekolah di Afghanistan yang kami buka khusus untuk siswa perempuan. Hanya beberapa sekolah perempuan kami yang menunggu izin dari pejabat pendidikan,” tambahnya.

Dia mengatakan siswa perempuan di empat sekolah belum memulai pendidikan, karena pembatasan sekolah menengah dan sekolah menengah atas sekolah putri Maarif di ibu kota dan Kandahar terus berlanjut.

Akgun mengatakan, selain kasus-kasus itu, semua sekolah Maarif lainnya tetap buka.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: