YERUSALEM – Asosiasi Ulama Muslim Palestina pada hari Senin mengutuk penghancuran Israel atas Pemakaman Islam Al-Yusufiye di Kota Tua Yerusalem Timur yang diduduki, Kantor Berita Anadolu melaporkan.
Dalam sebuah pernyataan, asosiasi tersebut mengatakan pihak berwenang Israel tidak menghormati perasaan umat Islam dengan menghancurkan kuburan mereka dan tindakan semacam itu akan mengarah pada eskalasi dalam menghadapi pendudukan Israel.
Asosiasi tersebut mendesak para ulama Muslim di dunia Arab dan Islam untuk mengintensifkan upaya mereka untuk meningkatkan kesadaran tentang upaya “Yudaisasi” di Yerusalem.
Pada hari Senin, otoritas kota Israel melanjutkan penghancuran dan perataan Pemakaman Al-Yusufiye, meskipun ada protes oleh warga Palestina yang memiliki kerabat yang dimakamkan di kuburan tersebut.
Kepala Komite Pelestarian pemakaman Islam di Yerusalem, Mustafa Abu Zahra, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kru kota Israel membuldoser sebagian dari tanah pemakaman.
Dia menambahkan bahwa pihak berwenang Israel berusaha untuk mengubah dan mengubah bagian dari kuburan menjadi taman alkitabiah.
Pemakaman Al-Yusufiye, yang terletak di sebelah tembok yang mengelilingi Kota Tua, adalah salah satu kuburan Muslim tertua di Yerusalem yang diduduki.
Baik Tepi Barat dan Yerusalem Timur dianggap sebagai wilayah pendudukan di bawah hukum internasional.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran