RAMALLAH – Sebuah jajak pendapat baru-baru ini menemukan bahwa sekitar 80 persen warga Palestina menginginkan Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas mengundurkan diri, Quds Press melaporkan kemarin.
Jajak pendapat dilakukan oleh Khalil Shikaki, yang menjalankan Pusat Survei dan Penelitian Kebijakan Palestina di kota Ramallah, Tepi Barat.
Menurut Shikaki, 1.270 orang dewasa Palestina diwawancarai untuk survei di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza yang terkepung antara 15-18 September.
“Ini adalah jumlah tertinggi yang kami lihat menyerukan pengunduran diri Abbas sejak pemilihan Abbas pada 2005,” kata Shikaki kepada media.
“Jika pemilihan presiden dan parlemen diadakan hari ini,” kata Shikaki, “Hamas akan menang melawan Fatah jika Abbas adalah pilihan Fatah, tetapi jika Fatah mencalonkan Marwan Al Barghouti, itu akan menang.”
Sebagian besar warga Palestina, menurut jajak pendapat tersebut, percaya bahwa Hamas layak mewakili Palestina, sementara Fatah, PA dan layanan keamanan PA telah kehilangan kepercayaan rakyat.
Sementara itu, sebagian besar warga Palestina ingin Hamas meluncurkan roket ke Israel jika mereka mengusir keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah dan membatasi akses ke Masjid Al-Aqsa.
Jajak pendapat menemukan bahwa Palestina memiliki keyakinan pada janji Hamas untuk membebaskan tahanan Palestina dari penjara Israel, tetapi mereka tidak percaya Fatah dan janji PA untuk melakukannya.
Dua pertiga orang Palestina melihat bahwa Hamas berperang terakhir dengan Israel untuk membela penduduk Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa.[fq/qudspress]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran