ANKARA – Ikhwanul Muslimin Mesir kemarin membantah laporan oleh beberapa media Teluk bahwa Turki telah menempatkan beberapa pemimpinnya di bawah tahanan rumah.
Juru bicara kelompok itu, Talaat Fahmy, mengatakan kepada Arabi21 bahwa anggota Ikhwanul Muslimin di Turki “baik-baik saja dan menikmati keamanan dan stabilitas.”
Menanggapi laporan yang mengklaim bahwa markas Ikhwan di Turki ditutup, dan bahwa beberapa pemimpin kelompok telah menjual properti mereka di Istanbul, Fahmy menggambarkan berita itu sebagai “kebohongan, fitnah, dan sama sekali tidak benar.”
“Ikhwan sekali lagi berterima kasih kepada pihak berwenang Turki atas sikap historis dan kemanusiaan mereka dalam merangkul semua kedatangan di tanah mereka karena pelanggaran dan keluhan yang dilakukan oleh rezim diktator di negara mereka,” tambah Fahmy.
Outlet media Saudi dan Emirat dalam beberapa hari terakhir melaporkan bahwa pihak berwenang Turki menempatkan para pemimpin Ikhwan di bawah tahanan rumah dan mencegah orang lain bepergian “sebagai bagian dari pengaturan antara Kairo dan Ankara untuk menyerahkan 15 pemimpin Ikhwan.” Mereka juga mengatakan bahwa kelompok itu telah mengevakuasi markas dan kantornya di Istanbul.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran