Home » Kondisi Umat » Amnesty Desak Rezim Suriah Cabut Pengepungan di Daraa Al-Balad

Amnesty Desak Rezim Suriah Cabut Pengepungan di Daraa Al-Balad

SANAA – Amnesty International telah mendesak rezim Suriah untuk mencabut pengepungan yang diberlakukan di lingkungan Daraa Al-Balad dan mengizinkan bantuan kemanusiaan ke daerah di mana hampir 20.000 orang hidup dalam kondisi yang mengerikan.

“Ribuan orang telah meninggalkan Daraa al-Balad, sebuah kota selatan Daraa, sejak pengepungan dimulai pada 24 Juni. Badan-badan kemanusiaan tidak dapat mengakses daerah yang terkepung, mengakhiri pengiriman bantuan kemanusiaan dan medis yang sudah terbatas,” tulis laporan tersebut. pengawas hak mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, menambahkan bahwa penduduk Daraa Al-Balad yang terkepung berjuang setiap hari untuk menemukan makanan, air, dan obat-obatan, terutama setelah satu-satunya titik medis terpaksa ditutup setelah terkena serangan penembakan pemerintah [Suriah].

Pernyataan itu mengutip Diana Semaan, peneliti Suriah Amnesty International, yang mengatakan bahwa warga sipil adalah orang-orang yang “membayar harga untuk pertempuran yang tidak pernah mereka pilih”.

“Pemerintah Suriah harus segera mencabut pengepungan untuk memfasilitasi akses tak terbatas bagi organisasi kemanusiaan dan memungkinkan evakuasi medis bagi yang sakit dan terluka,” tambahnya.

Semaan mendesak semua pihak dalam konflik untuk mengakhiri serangan yang melanggar hukum, memberikan jalan yang aman bagi warga sipil yang ingin melarikan diri dari daerah tersebut, dan mematuhi hukum humaniter internasional setiap saat.

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), sebanyak 38.600 orang, sebagian besar wanita, dan anak-anak telah melarikan diri dari Daraa al-Balad ke bagian lain kota Daraa dan sekitarnya.

Amnesty International mengatakan ini terjadi setelah pasukan rezim Suriah secara singkat membuka pos pemeriksaan bagi orang-orang untuk meninggalkan daerah itu.[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: