ANKARA – Sebuah yayasan kemanusiaan yang dikelola oleh otoritas keagamaan Turki pada Senin mengatakan bahwa mereka melakukan penggalian 143 sumur air di 20 negara tahun lalu.
Yayasan Diyanet Turki (TDV) menyediakan air bersih kepada lebih dari enam juta orang di negara-negara yang menderita kekeringan dan kelaparan sejak 2015, kata pernyataan yang dikeluarkan oleh yayasan tersebut.
Ihsan Acik, Ketua Dewan Pembina TDV, mengatakan program penggalian sumur air mereka terus meningkat setiap tahun.
“Di setiap geografi yang sulit mengakses air minum bersih, kami menggali sumur air dan pancuran air dengan dukungan dari para dermawan kami. Kami berusaha keras untuk menjaga warisan nenek moyang kami itu,” sebut dia.
Dia menggarisbawahi bahwa jutaan orang Afrika berusaha untuk bertahan hidup dengan air yang terbatas dan melakukan perjalanan berkilo-kilometer dengan tabung air di pundak mereka.
Acik juga mengatakan yayasan itu membantu orang-orang mendapatkan hak dasar mereka.
Dia menambahkan bahwa mereka menggali 143 sumur air sepanjang 2020, termasuk 24 di Tanzania, 18 di Zimbabwe, 17 di Togo, 12 di Chad, sembilan di Senegal, dan masing-masing tujuh di Burkina Faso dan Mali, dan masing-masing enam di Niger.
Sejauh ini, yayasan Turki itu telah menggali 440 sumur air dan pancuran air di 32 negara. Lebih dari enam juta orang kini memiliki akses ke air minum bersih.
“Cukup memutar kran untuk memenuhi kebutuhan air mereka, seperti di rumah kita. Karena sumur kita dalam, masyarakat memenuhi kebutuhan air minum bersih yang tak mengering selama bertahun-tahun,” tukas dia.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran