RAMALLAH – Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina mengatakan pada hari Sabtu lalu bahwa laporan tentang keputusan pemilihan sebelum dialog nasional adalah tidak benar, lapor Anadolu Agency.
Sebuah pernyataan dari kelompok tersebut mengatakan keputusan pemilu bukan merupakan jaminan untuk diakhirinya perpecahan internal Palestina.
Ditekankan bahwa kepentingan nasional memerlukan prioritas dialog nasional untuk menangani berbagai masalah politik dan organisasi serta aturan kemitraan nasional.
Warga Palestina akan mengadakan pemilihan parlemen, presiden dan Dewan Nasional berdasarkan keputusan yang ditandatangani Jumat lalu oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Pemilihan parlemen akan diadakan 22 Mei, pemilihan presiden 31 Juli dan pemilihan Dewan Nasional Palestina 31 Agustus.
Kelompok Palestina Hamas dan Fatah telah berselisih sejak Hamas merebut Jalur Gaza dari saingannya pada 2007, tetapi September lalu keduanya bertemu di Turki dan setuju untuk mengadakan pemilihan parlemen dan presiden.
Pada 31 Desember, pemimpin senior Hamas Ismail Haniyeh mengirim surat resmi kepada Abbas untuk mengakhiri divisi dan mengadakan pemilihan umum di wilayah Palestina.
Pemilihan presiden terakhir dilakukan pada tahun 2005, sedangkan pemilihan parlemen terakhir diadakan pada tahun 2006.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran