AFRIN – Setidaknya enam warga sipil tewas dalam ledakan bom di barat laut Suriah pada hari Sabtu kemarin, menurut sumber lokal, lapor Anadolu Agency.
Sekitar 25 orang lagi terluka ketika sebuah kendaraan yang berisi bahan peledak meledak di sebuah lokasi industri di distrik Afrin, kata sumber tersebut.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penyerangan tersebut, namun kemungkinan besar dilakukan oleh kelompok teror YPG / PKK.
Afrin sebagian besar telah dibersihkan dari teroris YPG / PKK pada tahun 2018 melalui Operasi Serangan Olive Branch Turki, tetapi kelompok teror tersebut masih memiliki sel-sel tidur.
Teroris YPG / PKK terus melakukan serangan tetapi tidak mengklaim bertanggung jawab ketika mereka akhirnya merugikan warga sipil, menurut sumber keamanan setempat.
Kelompok teror, yang menyerang dari wilayah Tal Rifaat dan Manbij yang berdekatan di Suriah, sering menargetkan Jarabulus, Azaz, Afrin, dan al-Bab.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE – bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.
YPG adalah cabang PKK di Suriah.
Sejak 2016, Turki telah meluncurkan tiga operasi anti-teror yang berhasil melintasi perbatasannya di Suriah utara untuk mencegah pembentukan koridor teror dan u[ahntuk memungkinkan pemukiman damai penduduk: Euphrates Shield (2016), Olive Branch (2018) , dan Peace Spring (2019) .[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran