Home » Kondisi Umat » Warga Arab Israel Dilarang Mengunjungi Wilayah Pendudukan Tepi Barat

Warga Arab Israel Dilarang Mengunjungi Wilayah Pendudukan Tepi Barat

TEPI BARAT – Warga Arab Israel dilarang memasuki wilayah Tepi Barat yang diduduki, untuk mencegah penyebaran wabah virus corona.

Kementerian Pertahanan Israel mengeluarkan perintah yang membatasi warga Arab Israel untuk memasuki Area B Tepi Barat yang diduduki, sebuah area yang menurut Kesepakatan Oslo berada di bawah kendali sipil Palestina dan kendali militer Israel.

Berdasarkan kantor berita Ynet, larangan tersebut bertujuan untuk menghindari warga Arab Israel bepergian ke Tepi Barat untuk menghadiri pernikahan kerabat mereka.

“Tindakan segera harus diambil untuk menghentikan dan menghindari penyebaran pandemi,” perintah itu menyatakan kemarin, dan akan tetap berlaku selama sebulan.

Penguncian nasional kedua pada awal Oktober membuat hanya tujuh persen orang Arab Israel yang terinfeksi virus tersebut, namun, jumlah infeksi kembali meningkat secara dramatis, bahkan ketika pengujian di seluruh negeri telah menurun.

Saat ini, hampir 38 persen dari semua infeksi virus korona saat ini berada di kota-kota Arab, Komisi Darurat Arab melaporkan pada hari Senin.

Jumlah kasus kematian mencapai 2.700, dengan 8.105 kasus aktif, kata Kementerian Kesehatan. Sedangkan di Tepi Barat yang diduduki terdapat 4.706 kasus aktif dan 569 kematian, serta di Gaza 3.052 kasus aktif dan 43 kematian.

Terlepas dari tingginya jumlah kasus virus corona di Israel, negara itu melonggarkan pembatasan karantina.[fq/ynet]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: