Home » Kondisi Umat » Israel Melarang Wakil Direktur dari Masjid Al-Aqsa Memasuki Kompleks Suci Tersebut

Israel Melarang Wakil Direktur dari Masjid Al-Aqsa Memasuki Kompleks Suci Tersebut

YERUSALEM – Polisi pendudukan Israel melarang wakil direktur Masjid Al-Aqsha dari kompleks suci tersebut, Quds Press telah melaporkan. Syaikh Najeh Bkeerat diberi perintah pelarangan pada hari Rabu.

Pekan lalu, juga pada Rabu, polisi menggerebek kantor Bkeerat di Al-Aqsha dan menahannya. Mereka melarangnya selama seminggu dan menyuruhnya melapor ke badan intelijen di Yerusalem setelah tujuh hari.

Dia dilaporkan ke dinas intelijen dan ditahan lagi. “Mereka menahan saya dan kemudian memberi saya perintah pelarangan selama enam bulan tetapi tidak memberikan alasan untuk itu,” jelasnya.

Menurut Syaikh Bkeerat, Israel telah melewati garis merah dalam agresinya terhadap Al-Aqsha. “Mereka berencana untuk mengosongkan para karyawan dan jamaah dari situs suci sebagai bagian dari penargetan pendudukan terhadap identitas Islam dan Palestina di tempat suci tersebut.”

Selama setahun terakhir, Israel telah meningkatkan jumlah perintah pelarangan yang dikeluarkan untuk warga Palestina yang beribadah di masjid, serta karyawannya. Bkeerat adalah pegawai Kementerian Awqaf Yordania, yang merupakan penjaga resmi Masjid Al-Aqsha. Kerajaan Hashemit menekankan perannya dalam pengawasan dan administrasi situs suci Islam dan Kristen di Tepi Barat yang diduduki ketika menandatangani Perjanjian Wadi Araba dengan Israel pada tahun 1994.

Pada Maret 2013, Raja Yordania Abdullah II dan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas menandatangani perjanjian yang menegaskan perwalian Kerajaan dan hak untuk mempertahankan situs suci Islam di Yerusalem yang diduduki, termasuk Masjid Al-Aqsha.[fq/qudspress]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: