ISTANBUL – Konferensi Rakyat Palestina di Luar Negeri meminta faksi Palestina untuk membentuk strategi nasional yang komprehensif untuk melawan bahaya yang dihadapi perjuangan Palestina.
Wakil Sekretaris Jenderal Kongres Rakyat Palestina di Luar Negeri, Hisham Abu-Mahfouz, mengatakan kepada wartawan di Istanbul bahwa pengakuan Amerika Serikat atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel, pemindahan kedutaannya ke kota yang diduduki, dan konspirasi untuk memecah belah Masjid Al-Aqsha mencerminkan bahaya yang dihadapi tujuan kita dan rakyat kita, sembari menekankan bahwa menghadapi bahaya ini dengan cara yang efektif memerlukan prioritas untuk meningkatkan perlawanan rakyat dalam segala bentuknya.
Faksi Palestina memutuskan pada 4 September untuk mengaktifkan dan mengembangkan rencana perlawanan rakyat yang komprehensif terhadap Israel dan untuk mengakhiri perpecahan internal yang telah ada sejak 2007.
Abu Mahfouz juga menekankan pentingnya melibatkan warga Palestina di luar negeri yang terpinggirkan sejak Perjanjian Oslo yang ditandatangani antara PLO dan Israel pada 1993.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran