ANKARA – Sedikitnya empat orang tewas dan 152 lainnya terluka di kota Izmir setelah gempa berkekuatan 6,6 SR mengguncang wilayah Aegea Turki pada Jumat.
Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki (AFAD) melaporkan gempa terjadi pada pukul 14.51 waktu setempat pada kedalaman 16,54 kilometer di Laut Aegea.
AFAD mengkonfirmasi sedikitnya empat orang tewas dan 152 lainnya menderita luka-luka. Badan tersebut juga mengatakan bantuan darurat sebanyak tiga juta lira Turki telah dikirim ke wilayah tersebut.
Gubernur Izmir Yavuz Selim Kosger mengatakan sejauh ini 70 orang telah diselamatkan dari dalam puing-puing bangunan.
Kementerian Pertahanan Turki juga membentuk komite krisis setelah gempa bumi tersebut, dan dua helikopter militer dikerahkan untuk upaya pencarian dan penyelamatan.
Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mengatakan gempa itu juga dirasakan di kota metropolitan itu, tetapi tidak ada “sesuatu hal negatif” yang dilaporkan.
Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan beberapa kota di kawasan itu, termasuk Usak, Denizli, Manisa, Balikesir, Aydin, dan Mugla, juga mengalami kerusakan ringan pada beberapa bangunan.
Tim pencarian dan penyelamatan Turki masih melanjutkan proses evakuasi di lapangan.
Sebelumnya, Murat Kurum, Menteri Lingkungan dan Tata Kota, mengatakan bahwa proses evakuasi bagi warga yang terjebak di bawah puing-puing bangunan di Izmir pasca gempa masih berlangsung.
Menteri Turki Kurum juga mengatakan dirinya langsung bertolak ke wilayah bencana tersebut, bersama dengan Menteri Pertanian dan Kehutanan Bekir Pakdemirli.
Adil Karaismailoglu, Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki, mengungkapkan tidak ada masalah dalam transportasi dan komunikasi pasca gempa.
Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Fatih Donmez juga mengatakan pihaknya sudah mengirim tim ke daerah untuk menghindari masalah terkait pasokan energi.
Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa pemerintah Turki akan selalu memberikan dukungan kepada “warga yang terkena dampak gempa.”
“Kami telah mengambil tindakan yang diperlukan di kawasan bersama semua lembaga dan menteri kami yang bersangkutan,” tambah Erdogan.
Observatorium Nasional Geodinamika Athena awalnya melaporkan besar gempa tersebut 6,6 magnitudo kemudian direvisi menjadi 6,7 magnitudo.
Gempa itu juga melanda pulau Yunani Samos di Laut Aegea.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran