Home » Kondisi Umat » Sekjen Fatah: UEA telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Sekjen Fatah: UEA telah Memboikot Palestina Sejak 2010

RAMALLAH – Sekretaris Jenderal Komite Sentral Fatah mengungkapkan bahwa UEA telah memboikot Palestina sejak 2010, Al-Khaleej Online melaporkan pada hari Rabu.

“UEA tidak berurusan dengan duta besar Palestina di Abu-Dhabi sejak 2010,” jelas Al-Rajoub. “Memang, sejak itu, duta besar belum diundang ke acara resmi mana pun [di UEA],” ungkap Jibreel Al-Rajoub dalam komentarnya di TV Palestina .

Menurut pejabat Fatah itu, duta besar bahkan tidak diundang ke acara nasional UEA. “Mereka biasa mengundang semua duta besar kecuali kita, yang menerima undangan yang berbunyi, ‘Semua duta besar diundang kecuali [Palestina].”

Selain itu, kata Al-Rajoub, “Negara-negara Arab telah menghentikan iuran yang mereka gunakan untuk membayar [terhadap anggaran Otoritas Palestina] berdasarkan resolusi yang disepakati oleh Liga Arab.”

Dia mencatat bahwa Presiden AS Donald Trump dan menantu laki-lakinya Jared Kushner mengunjungi negara-negara Arab dan meminta mereka berhenti membantu Palestina. “Ini adalah perkenalan untuk mematahkan keinginan rakyat Palestina untuk mendorong mereka menerima solusi yang melikuidasi perjuangan mereka dan menguranginya menjadi masalah keharusan untuk mencari nafkah.”

Namun demikian, pejabat Fatah itu bersikeras bahwa Palestina tidak akan mengizinkan Menteri Luar Negeri UEA Abdullah Bin Zayed atau siapa pun untuk menggunakan perjuangan Palestina sebagai “daun ara untuk menutupi pengkhianatan dan konspirasi mereka.”[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: