KAIRO – Pembawa acara TV Mesir pro-rezim, Ahmed Moussa, kemarin membual tentang pembunuhan dua nelayan Palestina oleh angkatan laut Mesir setelah mereka diduga menyeberang ke perairan teritorial Mesir sehari sebelumnya.
“Siapa pun yang mencoba melintasi perbatasan kami akan dipotong, dan kami tidak mengganggu siapa pun, dan tidak ada waktu untuk menghibur siapa pun,” kata Moussa.
“Perbatasan untuk setiap orang adalah garis merah… dan jika seseorang mencoba untuk melewatinya, dia tidak akan kembali. Hamas mengerti apa yang saya katakan, ”tambahnya.
Pada hari Sabtu, pasukan angkatan laut Mesir menembak mati dua nelayan Palestina setelah mereka diduga menyeberang ke perairan teritorial Mesir, lapor Anadolu Agency. Seorang nelayan juga ditahan pada hari Jumat.
Kepala serikat nelayan Gaza, Nizar Ayyash, mengatakan angkatan laut Mesir mengikuti perahu nelayan dan menembaki mereka.
Ayyash menambahkan, ketiga nelayan itu bersaudara dan tinggal di Deir Al-Balah, Gaza tengah.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran