Home » Kondisi Umat » Ibrahim Mounir Jadi Pemimpin Tertinggi Ikhwan yang Baru

Ibrahim Mounir Jadi Pemimpin Tertinggi Ikhwan yang Baru

KAIRO – Ibrahim Mounir menjadi penjabat pemimpin tertinggi Ikhwanul Muslimin menyusul penangkapan Mahmoud Ezzat, ungkap juru bicara gerakan tersebut.

Talaat Fahmi mengatakan, Ikhwanul Muslimin adalah organisasi kelembagaan, yang tidak dikelola secara individu dengan cara apapun dan kapan pun, melainkan dijalankan secara kolektif, menambahkan bahwa Mahmoud Hussein masih menjadi sekretaris jenderal organisasi tersebut.

Dia membantah rumor bahwa komite telah dibentuk untuk mengelola Ikhwanul Muslimin.

Fahmi menjelaskan bahwa kode internal organisasi tidak mengharuskan penjabat pembimbing tertinggi berada di antara anggota Ikhwanul Muslimin di rumah, mencatat bahwa kelompok tersebut memiliki komite, lembaga, selain Dewan Syura sendiri.

Sebelumnya, Mounir mengirim surat kepada anggota Ikhwanul Muslimin yang mengatakan bahwa setelah penangkapan Ezzat, kegiatan organisasi diatur sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan tahap berikutnya.

Surat itu juga mengatakan bahwa kerja kelompok telah diatur untuk memenuhi persyaratan pada fase yang akan datang, sesuai dengan rencana yang efektif, yang terbukti efisien dalam menghadapi berbagai cobaan. Dengan rahmat Allah SWT, Ikhwan berhasil mengatasi tantangan ini dengan menjaga persatuan dan ketidakberpihakan anggotanya, yang terbukti berkomitmen penuh pada pendekatan sentral dan doktrin fundamental kami. Dengan bantuan Allah, kelompok tersebut mempertahankan ketabahannya dalam menghadapi plot dan konspirasi penindas dan tetap kebal terhadap perselisihan dan perselisihan.[fq/memo]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: