TEL AVIV – Dua belas tahanan Palestina telah secara resmi didiagnosis dengan virus corona di Penjara Ofer Israel, lapor kantor berita Wafa.
Menurut Masyarakat Tahanan Palestina (PPS), para tahanan yang terinfeksi berada di Bagian 14 penjara Ofer Israel, dengan lima tes positif kemarin malam dan tujuh pagi ini.
Juga disebutkan bahwa total 27 tahanan di berbagai penjara Israel dinyatakan positif, selain dua lainnya yang secara resmi didiagnosis setelah diuji oleh Kementerian Kesehatan Palestina segera setelah dibebaskan.
Jumlah warga Palestina di penjara Israel saat ini mencapai sekitar 5.000, termasuk 700 pasien dan 41 wanita.
Dengan tidak adanya ventilasi dan tindakan kesehatan, narapidana tetap berisiko tinggi tertular virus.
PPS menekankan perlunya lembaga hak asasi manusia internasional, yang dipimpin oleh Palang Merah Internasional, untuk memastikan kesejahteraan para tahanan, dan mengirim komite medis independen ke penjara untuk menguji lebih banyak tahanan.
Lembaga HAM internasional juga diserukan untuk mengamati kondisi kehidupan tahanan di samping memastikan langkah-langkah pencegahan yang memadai diterapkan.
Selain itu, mereka menuduh Israel mencoba menipu komunitas internasional dengan menyembunyikan fakta-fakta penting, terutama mengenai jumlah tahanan yang terinfeksi di penjaranya, memperingatkan bahwa hanya Israel yang tahu jumlah pastinya.
Sejak 1967, 226 warga Palestina telah tewas di dalam penjara Israel, menurut Otoritas Palestina, yang mengatakan penyebab utama kematian adalah kelalaian medis di tangan otoritas penjara.[fq/wafa]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran