GAZA – Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan bahwa mereka menjalankan rencana darurat yang mencakup pengiriman obat-obatan dan layanan lainnya kepada orang-orang Gaza di rumah, kantor berita Shehab melaporkan.
Dalam wawancara dengan Al-Aqsa Voice , juru bicara UNRWA Adnan Abu Hasna mengatakan: “Rencana kami termasuk memberikan layanan dari pintu ke pintu untuk menjaga orang-orang tetap aman di tengah wabah COVID-19 di luar pusat karantina.”
Abu Hasna mengatakan bahwa layanan UNRWA akan dikirimkan kepada para pengungsi dan non-pengungsi di Jalur Gaza yang terkepung. Ia menambahkan, pendistribusian parsel tradisional, memanggil masyarakat ke pusat distribusi, ditunda sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Pejabat PBB itu mengatakan bahwa ada koordinasi yang kuat dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai wabah pandemi, dengan catatan bahwa media memberikan liputan tentang situasi “berbahaya” di Gaza.
“Karena keadaan luar biasa terkait dengan pengepungan Israel di Gaza dan sistem perawatan kesehatan yang bobrok, setiap perkembangan sederhana dianggap berbahaya,” ujar Abu Hasna.
Dia menekankan bahwa UNRWA masih mengalami defisit anggaran yang diperkirakan mencapai $ 300 juta.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran