Home » Kondisi Umat » Terungkap, 33 warga Afghanistan Sengaja Dibunuh Pasukan Khusus Inggris
BAND E TIMOR, AFGHANISTAN - AUGUST 4: British Army soldiers from the 3rd Battalion The Parachute Regiment get ready to patrol during strike operation Southern Beast on August 4, 2008 in Maywand District in Kandahar Province, Afghanistan. The British Army soldiers from the 3rd Battalion The Parachute Regiment spearheaded a strike operation in the Maywand District of the Kandahar Province, setting the conditions for a permanent ISAF presence to support the Afghan National Government in their fight against the Taliban. Striking within one of Afghanistan's major opium producing areas the Paratroopers were looking for weapons, drugs, and individuals related to the Taliban. During the operation about seventy kilograms of opium was seized and some weapons were recovered. (Photo by Marco Di Lauro/Getty Images)

Terungkap, 33 warga Afghanistan Sengaja Dibunuh Pasukan Khusus Inggris

LONDON – Sebuah dokumen yang bocor ke publik menyebutkan bahwa pasukan khusus Inggris telah melakukan pembunuhan terencana di Afghanistan.

Menurut laporan BBC dan Times, dokumen pengadilan dan surat elektronik internal tentara merujuk pada pembunuhan 33 warga sipil Afghanistan.

Kasus itu diangkat oleh Saifullah Yar, yang anggota keluarganya dibunuh oleh pasukan Inggris dalam serangan malam di Afghanistan pada Februari 2011.

Yar kehilangan ayahnya, dua saudara kandung, dan seorang saudara sepupu.

Dokumen-dokumen itu menunjukkan seorang perwira militer Inggris berpangkat tinggi mengemukakan kekhawatiran tentang “kemungkinan kesengajaan dalam pembunuhan orang-orang yang bahkan tidak menimbulkan ancaman”.

“Ini adalah masalah besar yang sengaja ditutup-tutupi. Klien saya berhak mengetahui kebenaran tentang apa yang terjadi pada orang-orang yang dicintainya,” tegas pengacara Yar, Tessa Gregory.

“Ini bukan bukti baru. Kasus ini telah diselidiki secara independen oleh Polisi Militer Kerajaan (RMP) sebagai bagian dari Operasi Northmoor,” tegas seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris.[fq/anadolu]

Check Also

Turki Salurkan Bantuan kepada 5.000 Keluarga Rohingya di Bangladesh

DHAKA – Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA), sebuah badan bantuan yang dikelola oleh negara, ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: