YERUSALEM – Tentara Israel memaksa dua keluarga Palestina untuk menghancurkan rumah mereka di lingkungan Silwan di Yerusalem yang diduduki, lapor kantor berita Wafa.
Anggota Komite Pertahanan Tanah Silwan, Khaled Abu Tayeh, mengatakan bahwa keluarga Iyad Abu Sbeih terpaksa menghancurkan rumah satu lantai milik mereka untuk menghindari membayar biaya pembongkaran kepada pasukan pendudukan, setelah semua metode hukum telah habis.
Dia menambahkan bahwa rumah lain milik Issa Illan Oweisat, yang terletak di Jabal Al-Mukabber, juga dikeluarkan perintah pembongkaran.
Pasukan pendudukan Israel memerintahkan pembongkaran rumah-rumah tersebut dalam konteks bahwa rumah dibangun tanpa mendapatkan izin bangunan.
Rezim perencanaan restriktif yang diterapkan oleh otoritas Israel membuat hampir tidak mungkin bagi warga Palestina untuk mendapatkan izin bangunan di Area C, di mana Yerusalem Timur berbasis.
Sementara itu, otoritas pendudukan Israel menyita 200 dunam (49 acre) tanah pertanian Palestina dari desa Kisan di sebelah timur Betlehem, di samping mengeluarkan perintah untuk menghancurkan sebuah gudang.[fq/wafa]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran