KAIRO – Gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir, yang telah dilarang sejak kudeta militer 2013, menyatakan belasungkawa dan solidaritas terdalamnya mereka dengan Lebanon setelah ledakan besar melanda kota itu.
Dalam sebuah pernyataan, Ikhwanul Muslimin mendesak masyarakat untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada Lebanon agar dapat mengatasi bencana yang mengerikan ini dan akibatnya.
Kelompok tersebut menambahkan bahwa mereka berharap mereka yang terperangkap di bawah reruntuhan akan segera ditemukan.
Ledakan besar mengguncang Beirut pada hari Selasa lalu, menghancurkan jendela di lebih dari separuh kota. Ledakan itu begitu besar hingga bisa terdengar di Siprus. Sekitar 135 orang tewas dan lebih dari 5.000 lainnya luka-luka, dengan jumlah diperkirakan akan meningkat karena harapan memudar untuk menemukan mereka yang hilang masih dalam kondisi hidup.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran