Home » Kondisi Umat » Warga Sudan Demo Tolak UU yang Batalkan Syariat Islam

Warga Sudan Demo Tolak UU yang Batalkan Syariat Islam

KHARTOUM – Ribuan kelompok Islam Sudan dan pendukung presiden terguling Omer Al-Bashir melakukan protes pada hari Jumat kemarin di ibukota Khartoum menentang serangkaian undang-undang baru yang telah membatalkan berbagai hukum Islam, lapor Anadolu Agency.

Protes anti-pemerintah, yang meletus dari banyak masjid setelah shalat Jumat, menuduh pemerintah murtad dan mendesak warga untuk menjatuhkan administrasi Perdana Menteri Abdallah Hamdok.

Pemerintah Sudan pekan lalu mengesahkan sejumlah undang-undang yang mencabut berbagai pembatasan hukum Islam yang diperkenalkan saat Bashir berkuasa, termasuk pelarangan pemurtadan dan pembatasan pakaian wanita.

Undang-undang baru juga melarang Mutilasi Alat Kelamin Perempuan dan memungkinkan konsumsi alkohol untuk non-Muslim dan bagi ibu untuk bepergian dengan anak-anak mereka tanpa izin dari ayah.

Ahmed Brair, 23, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ia bergabung dengan demonstrasi untuk menghentikan apa yang ia sebut sebagai “pemerintah murtad.”

“Kami siap berjihad membela Islam,” kata Ahmed sambil meneriakkan “Nasur Aldin adalah musuh Allah” mengacu pada menteri kehakiman yang mempelopori undang-undang baru.

“Kami perempuan, tetapi kami tidak suka undang-undang baru ini yang berusaha mengubah kami menjadi komunitas barat. Kami orang Sudan dan Muslim dan kami ingin tetap seperti yang kami yakini,” ujar Asmaa Ali, pengunjuk rasa lain, mengatakan kepada Anadolu Agency.

Sudan sebelumnya telah diperintah oleh hukum Syariah yang dirancang oleh rezim al-Bashir.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: