ATHENA – Republik Turki Siprus Utara (TRNC) pada hari Senin kemarin mengutuk upaya untuk membakar sebuah masjid di Siprus Yunani.
Serangan dengan bom molotov di Masjid Koprulu Haci Ibrahim Aga di provinsi Limassol pada hari Ahad tidak dapat diterima, kata Perdana Menteri TRNC Ersin Tatar dalam sebuah pernyataan.
Setidaknya tiga bom bensin dilemparkan ke masjid pada hari Senin, katanya.
“Kami sedih melihat bahwa bahkan dengan pandemi [coronavirus], ada beberapa orang di Siprus Yunani yang menunggu kesempatan untuk menyerang orang asing, khususnya Muslim, dan situs doa mereka,” kata Tatar.
Dia meminta otoritas Siprus Yunani untuk menangkap para pelaku.
“Administrasi dan publik Siprus Yunani harus tahu bahwa pendekatan rasis dan Islamofobik tidak akan membawa kebaikan. Mereka yang berbelok ke arah lain dalam menghadapi ini akan menderita kerugian paling besar, “tambahnya. Turki pada hari Senin juga mengutuk upaya untuk membakar sebuah masjid di Siprus Yunani.
Otoritas agama tertinggi di Siprus Utara juga mengatakan mereka sangat menyesalkan serangan itu, mengutuk semua jenis serangan xenofobia dan Islamofobia.
Turki juga mengutuk serangan terhadap masjid tersebut.
“Kami mengutuk serangan keji terhadap Masjid Koprulu Haci Ibrahim Aga di Siprus Yunani, provinsi Limassol,” kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.
“Pemerintah Siprus Yunani harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sejalan dengan kebebasan berdoa dan kekudusan tempat ibadah, dan mereka harus menangkap para pelakunya.
“Sudah jelas bahwa retorika dan tindakan anti-Muslim tidak akan menguntungkan upaya untuk memecahkan masalah Siprus.”
Serangan semacam itu tidak hanya menargetkan Muslim, tetapi menimbulkan ancaman bersama bagi seluruh umat manusia, pernyataan itu menambahkan.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran