GAZA – Hamas kemarin meminta para aktivis internasional untuk memulai kembali kampanye solidaritas internasional untuk mendukung warga Palestina yang terkepung yang tinggal di Jalur Gaza, lapor Quds Press.
Dalam siaran persnya, Juru Bicara Hamas Abdul-Latif Al-Qanou mengatakan: “Pada peringatan 10 tahun pembantaian Mavi Marmara, kami meminta para aktivis untuk mengaktifkan kembali solidaritas mereka dengan Palestina yang telah hidup di bawah pengepungan ketat Israel selama 14 tahun.”
Dia merujuk serangan komando Israel 2010 terhadap armada kapal yang membawa bantuan kemanusiaan dan aktivis ke Gaza. Serangan itu terjadi di perairan internasional di Laut Mediterania. Sembilan warga sipil terbunuh oleh tentara Israel. Seorang aktivis kesepuluh meninggal karena luka yang dideritanya dalam serangan itu bertahun-tahun kemudian.
Al-Qanou memperbarui seruan Hamas untuk menuntut “penjahat” Israel yang melakukan kejahatan terhadap para aktivis di hadapan pengadilan internasional.
Dia memuji keluarga para syuhada yang terbunuh dan menekankan bahwa mereka akan terus diingat oleh rakyat Palestina.[fq/qudspress]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran