GAZA – Hamas meminta Otoritas Palestina di Tepi Barat untuk mengakhiri penahanan politik karena itu bisa membahayakan persatuan rakyat Palestina.
Anggota senior Hamas, Abdel Rahman Shadid mempertanyakan langkah pihak otoritas: “Untuk kepentingan siapa penahanan ini dan apa tujuan di balik mereka melakukan hal tersebut?”
Dia mencatat bahwa penahanan politik sedang terjadi pada saat rakyat Palestina menghadapi pandemi COVID-19 dan setelah Israel mengumumkan rencananya untuk mencaplok Tepi Barat yang diduduki.
Shadid mengutuk apa yang dia gambarkan sebagai kampanye penangkapan dan dengan alasan bahwa mereka yang ditangkap mendistribusikan bantuan dan amal di antara kaum miskin dan warga yang membutuhkan.
Kebijakan ini menghilangkan ratusan keluarga Palestina dari mendapatkan bantuan, justru makin mengintensifkan penderitaan keluarga-keluarga itu, ungkap Shadid.
“Penangkapan dan pemanggilan orang-orang kami atas dasar bantuan [yang mereka berikan] kepada orang miskin bertentangan dengan seruan solidaritas yang dibuat oleh pemerintah di Tepi Barat,” tambah Shadid.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran