Home » Kondisi Umat » Warga Palestina Bandingkan Lockdown Virus Corona dengan Pendudukan Israel

Warga Palestina Bandingkan Lockdown Virus Corona dengan Pendudukan Israel

KUALA LUMPUR – Seorang imigran Palestina yang tinggal di Malaysia mengatakan perintah tinggal di rumah untuk mengekang penyebaran virus corona mengingatkannya pada kehidupan di bawah pendudukan Israel.

Muslim Imran, ketua Organisasi Kebudayaan Palestina Malaysia (PCOM), mengatakan pembatasan pergerakan dan hidup di bawah jam malam adalah bagian dari kehidupannya dan kehidupan sehari-hari ribuan warga Palestina lainnya di rumah.

“Ini bukan hal baru bagi kami. Banyak dari kita hidup di bawah pendudukan dan jam malam Israel,” kata Imran.

Dia mengatakan bahwa bagi rakyat Palestina di Tepi Barat dan Gaza, pasokan listrik yang tidak terputus adalah mimpi yang sangat tidak masuk akal karena sanksi Israel terhadap bahan bakar.

Pria itu, yang pindah ke Malaysia pada 2003 pada usia 17 tahun, mengenang bagaimana pasukan Israel membatasi warga Palestina untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsha.

Meskipun berada dekat dengan masjid, ia menambahkan, warga di bawah usia 50 tahun harus mendapatkan izin shalat terlebih dahulu.

“Setiap hari di Palestina kami mengalami hal-hal yang lebih buruk daripada MCO [Perintah Kontrol Gerakan],” kata Imran.

Dia mengatakan bahwa sebagai akibat dari pembatasan, banyak warga Palestina hidup di bawah garis kemiskinan dan lebih dari 50% menganggur.

Namun, Imran mengatakan bahwa dia memahami bahwa kehidupan di bawah penguncian juga tidak mudah bagi orang Malaysia karena transportasi umum dan pergerakan orang dibatasi.

“Kami, Palestina, berdoa agar pandemi ini segera berlalu,” tambahnya.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: