Home » Kondisi Umat » Muslim India akan Masuki Ramadhan di Tengah Wabah COVID-19 dan Aturan Lockdown

Muslim India akan Masuki Ramadhan di Tengah Wabah COVID-19 dan Aturan Lockdown

NEW DELHI – Muslim di India akan menandai bulan suci Ramadhan di tengah lockdown akibat virus corona dengan menghindari shalat berjamaah di masjid-masjid.

Ramadhan akan dimulai di negara itu pada 25 atau 26 April tergantung pada penampakan Bulan.

Muslim membentuk sekitar 14% dari 1,3 miliar populasi di negara mayoritas beragama Hindu tersebut.

Sejauh ini, kasus-kasus dari virus corona l telah meningkat menjadi lebih dari 23.500 dan jumlah kematian telah meningkat menjadi 722, menurut Johns Hopkins University yang berbasis di AS.

Mengikuti arahan pemerintah, para Ulama India telah menyarankan masyarakat untuk shalat di rumah dan menghindari pertemuan buka puasa selama Ramadhan.

Masjid-masjid di seluruh negeri saat ini membuat pengumuman meminta para jamaah untuk mengikuti aturan lockdown.

Maulana Ateeque Ahmed Bastawi, seorang ulama India terkenal, mengatakan ini adalah pertama kalinya ia tidak akan melakukan Tarawih  di masjid selama Ramadhan.

“Ini adalah masa yang menantang bagi Muslim India. Mereka harus mengikuti perintah pemerintah dan harus tetap di dalam rumah, “katanya kepada Anadolu Agency.

Uzair Kazi, seorang warga Delhi, mengatakan mereka akan menghabiskan waktu shalat di rumah agar pandemi ini berakhir.

“Situasi saat ini telah memaksa kami untuk shalat di rumah. Kami akan berusaha menjangkau orang miskin selama bulan ini,” katanya kepada Anadolu Agency.[fq/anadolu]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: