YERUSALEM – Kelompok HAM Israel B’Tselem telah mengungkapkan eksploitasi pemukim Israel terhadap virus corona untuk meningkatkan kekerasan mereka terhadap warga Palestina, mencatat bahwa kekerasan ini dilindungi oleh pasukan pendudukan Israel.
“Sejak awal krisis corona, pemukim Israel telah meningkatkan serangan terhadap Palestina di seluruh Tepi Barat, dengan dukungan penuh negara,” kata sebuah laporan yang diposting di situs web B’Tselem.
“Serangan telah meningkat meskipun ada pembatasan gerakan, penguncian dan langkah-langkah menjauhkan sosial yang diperkenalkan untuk memerangi pandemi,” tambah laporan itu.
Menurut laporan tersebut, B’Tselem mendokumentasikan 23 serangan pemukim terhadap Palestina selama tiga minggu pertama bulan ini – 22 April, dibandingkan dengan: “23 insiden didokumentasikan pada bulan Maret, 11 di antaranya setelah pembatasan parah pada pergerakan dan pertemuan sosial terjadi. diberlakukan pertengahan Maret. Sebagai perbandingan, 11 serangan dicatat pada bulan Januari dan 12 di bulan Februari. ”
LSM Israel menyatakan bahwa beberapa pemukim Israel membawa senjata api, dan secara fisik menyerang warga Palestina dengan bantuan tongkat, kapak, senjata kejut listrik, batu dan anjing penyerang, dalam beberapa kasus menyebabkan cedera parah.
Menambahkan: “Para pemukim juga menyerang rumah-rumah, membakar mobil, merusak dan mencabut pohon zaitun dan tanaman lainnya, dan mencuri ternak.”
B’Tselem mengungkapkan bahwa serangan-serangan ini terjadi di Tepi Barat yang diduduki, tetapi terutama di: “Daerah di sekitar pos terdepan Havat Ma’on yang baru saja diperluas di Perbukitan Hebron Selatan; daerah di sekitar pemukiman Shilo dan blok pos-posnya yang bersebelahan, dengan desa-desa Al-Mughayir, Turmusaya, Qaryut dan Qusrah dalam jangkauan target; dan daerah di sekitar pemukiman Halamish, tempat pos baru lainnya baru-baru ini didirikan. ”
“Para pemukim juga melecehkan para gembala Palestina hampir setiap hari di Lembah Jordan, dekat permukiman Rimonim dan Kochav Hashahar, dan di Perbukitan Hebron Selatan.”
Mereka juga mencatat bahwa para pemukim Israel: “Merumput ternak dan domba mereka di ladang-ladang pertanian Palestina, kebanyakan di Lembah Jordan, setiap harinya,” menambahkan bahwa tindakan pelecehan dan vandalisme rutin ini tidak termasuk dalam laporan.[fq/memo]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran