Home » Kondisi Umat » PM Pakistan: Genosida Myanmar Dapat Terulang di India

PM Pakistan: Genosida Myanmar Dapat Terulang di India

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengingatkan masyarakat internasional bahwa Partai Bharatiya Janata (BJP), yang berkuasa di India, sedang mempersiapkan diri mengulangi genosida seperti di Myanmar dan mengenyampingkan populasi minoritas.

Dia mengatakan sebanyak 500 juta orang akan dikeluarkan dari daftar warga negara di bawah undang-undang kewarganegaraan India, yang diikuti dengan memperbarui Daftar Warga Nasional (NRC).

Dalam wawancara eksklusif dengan Anadolu Agency di ibu kota Pakistan, Islamabad, Khan berbicara dengan rinci berbagai persoalan seperti situasi di Timur Tengah, Afghanistan, hubungan dengan Turki, masalah domestik, ekonomi, perubahan iklim, hubungan dengan India, dan persoalan Jammu dan Kashmir.

“Ini persis seperti apa yang terjadi di Myanmar ketika mereka pertama kali memulai melakukan pendataan warga negara dan itulah cara mereka dengan mengecualikan Muslim dan kemudian terjadilah genosida. Saya khawatir ini menjadi tujuan di India,” kata Khan.

Dalam sebuah wawancara lebih dari 40 menit di ruang tamu rumah jabatan Perdana Menteri, Khan berbicara tentang keindahan Turki dan mengenang masa lalunya yang pernah tinggal bersama kedua putranya di Istanbul sebelum menjabat sebagao Perdana Menteri Pakistan.

Dia menyatakan keinginannya untuk menyertakan Turki dalam berbagai proyek jutaan dolar untuk memperkuat hubungan dengan Ankara.

Dengan latar pendiri Pakistan Muhammad Ali Jinnah yang tergantung di ruangannya, Khan melakukan wawancara pertamanya untuk kantor berita global Turki.

Khan dengan hangat menerima tim Anadolu Agency dan menjawab semua pertanyaan di hadapan Asisten Khusus Bidang Informasi Firdous Ashiq Awan.

Dia menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan masuknya imigran India ke Pakistan dan Bangladesh akibat kebijakan India.

Khan menyampaikan Bangladesh menolak menerima warga India yang telah dikeluarkan dari daftar kewarganegaraan di negara bagian Assam.

“Saya pikir Bangladesh khawatir karena India mengeluarkan hampir 2 juta warga negara. Saya tidak tahu jumlah pastinya tetapi apa yang akan terjadi pada orang-orang ini?” tanya Khan.[fq/aa]

Check Also

Hamas akan Gelar Pemilu Internal Seiring dengan Persiapan Pemilu Nasional

GAZA – Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas berencana untuk mengadakan pemilihan internal pada saat yang ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: