Home » Kondisi Umat » Swedia Sekarang Punya Partai Pro Umat Islam

Swedia Sekarang Punya Partai Pro Umat Islam

Swedia saat ini memiliki partai baru yang berharap dapat meraup suara dari kalangan Muslim dan imigran.

Partai Nuance yang baru berdiri, yang dengan pengakuannya sendiri menjangkau Muslim Swedia, sekarang berupaya membangun kekuatannya di seluruh negeri, lapor penyiar TV nasional SVT.

Partai ini dibentuk di Gothenburg, kota terbesar kedua di Swedia, pada musim gugur lalu, dan baru-baru ini mengadakan pertemuan informasi di Stockholm.

“Muslim Swedia mengalami serangan fisik dan verbal yang rasis setiap hari,” kata ketua partai Mikail Yüksel. Untuk memperbaiki ini, partai menginginkan Islamofobia masuk dalam klasifikasi kriminal khusus.

Sementara partai Nuance menolak label hanya khusus Muslim, partai ini jelas menyasar umat Muslim dan para imigran. Salah satu tujuan utama partai adalah agar umat Islam menerima status minoritas khusus. Sejauh ini, status minoritas nasional di nikmati oleh Sami, Yahudi, Roma, Swedia, Finlandia dan Tornedali. Karenanya, Sami, Yiddish, Romani, Finnish dan Meänkieli atau Tornedalian adalah bahasa minoritas yang dilindungi.

Perdebatan tentang penerimaan pakaian Islami merupakan isu panas bagi partai tersebut, mengingat bahwa beberapa kota telah melarang penutup kepala Muslim untuk siswa dan staf, memicu protes di kalangan Muslim dan simpatisan mereka.

“Bukan kerudung yang harus diperangi, itu adalah penindasan. Pada saat yang sama, orang tua memiliki hak untuk membesarkan anak-anak mereka berdasarkan budaya dan agama mereka, ”kata Yüksel.

Sementara upaya sebelumnya untuk membentuk partai-partai yang berfokus pada imigran dan masalah-masalah mereka semuanya gagal, namun Nuance berusaha mengarahkan pandangannya pada parlemen.

“Kami ingin masuk ke Parlemen, kami ingin masuk ke dewan kota yang berbeda dan membuat politik kami”, pungkas Yüksel.

Sebelum pemilihan 2018, Mikail Yüksel adalah anggota senior Partai Tengah. Namun, ia terpaksa berhenti menyusul tuduhan kontak rahasia dengan organisasi nasionalis Turki, Grey Wolves. Dengan pengakuannya sendiri, Yüksel ditawari untuk membentuk organisasi lokal di Swedia, tetapi menolak tawaran itu.[fq/sputnik]

Check Also

OKI Kecam Serangan Armenia ke Azerbaijan

ANKARA – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengutuk serangan Armenia ke Azerbaijan dan menyerukan solusi ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: