BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Home » Kondisi Umat » Sebanyak 22 Muslim Rohingya Berhasil Diamankan Sebelum Diperdagangkan

Sebanyak 22 Muslim Rohingya Berhasil Diamankan Sebelum Diperdagangkan

Polisi Bangladesh menahan sekitar 22 pengungsi Muslim Rohingya ketika mereka dikumpulkan untuk diperdagangkan ke Malaysia melalui Teluk Bengal, seorang petugas polisi mengatakan kepada Anadolu Agency pada hari Selasa ini.

Dalam sebuah petunjuk, polisi dalam perjalanan, menahan 18 wanita Rohingya, tiga pria dan satu anak yang berkumpul di daerah pantai desa Bahar Chara di Teknaf Cox’s Bazar Senin malam untuk diperdagangkan ke Malaysia secara ilegal melalui Teluk Bengal, ungkap Liakat Ali, inspektur polisi di pos polisi Bahar Chara mengatakan kepada Anadolu Agency.

Namun, polisi tidak dapat menangkap broker mana pun dalam insiden itu, katanya, menambahkan bahwa mereka akan mengirim kembali para pengungsi Rohingya yang ditahan ke kamp-kamp pengungsi mereka masing-masing pada hari Selasa.

Sekitar 796 Rohingya ditahan dalam 28 upaya penegakan hukum di Bangladesh tahun lalu, sementara 29 broker ditangkap, menurut harian lokal Prothom Alo.

Dari dorongan ini, setidaknya tujuh pedagang manusia terbunuh dalam baku tembak dengan petugas penegak hukum, dan tiga di antaranya adalah Rohingya, sementara empat lainnya adalah warga Bangladesh, tambahnya.

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai salah satu komunitas yang paling teraniaya di dunia, telah menghadapi penganiayaan negara yang sistematis di negara bagian Rakhine utara Myanmar sejak awal 1970-an.

Menurut Amnesty International, lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan penumpasan terhadap komunitas Muslim minoritas pada Agustus 2017, mendorong jumlah orang yang dianiaya di Bangladesh di atas 1,2 juta.

Sejak 25 Agustus 2017, hampir 24.000 Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar, menurut sebuah laporan oleh Ontario International Development Agency (OIDA).

Lebih dari 34.000 Rohingya juga dilemparkan ke dalam api, sementara lebih dari 114.000 lainnya dipukuli, kata laporan OIDA, berjudul “Migrasi Paksa Rohingya: Pengalaman yang Tak Terungkap”.

Sekitar 18.000 perempuan dan gadis Rohingya diperkosa oleh tentara dan polisi Myanmar dan lebih dari 115.000 rumah Rohingya dibakar dan 113.000 lainnya dirusak, tambahnya.[fq/aa]

Check Also

sury

Serangan Rezim Assad dan Rusia Tewaskan 4 Warga Sipil di Suriah Utara

ALEPPO – Pasukan Rusia dan rezim Bashar al-Assad melancarkan serangan udara dan serangan darat di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *