Home » Kondisi Umat » 10 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Udara Rusia di Rumah Sakit Idlib

10 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Udara Rusia di Rumah Sakit Idlib

Setidaknya sepuluh warga sipil tewas ketika pesawat tempur Rusia menghantam wilayah pemukiman di Idlib, zona de-eskalasi di Suriah barat laut, pada Rabu malam.

Menurut observatorium oposisi, bom Rusia menargetkan berbagai area, termasuk rumah sakit dan toko roti di Distrik Ariha, wilayah selatan Idlib.

Badan pertahanan sipil White Helmets mengatakan serangan itu juga melukai 37 lainnya.

White Helmets mengatakan rumah sakit tidak bisa berfungsi normal setelah pemboman.

Terletak di barat laut Suriah, provinsi Idlib menjadi markas kubu oposisi dan kelompok bersenjata anti-pemerintah sejak pecahnya perang sipil.

Saat ini wilayah itu dihuni sekitar 4 juta warga sipil, termasuk ratusan ribu pengungsi dari seluruh penjuru negeri yang kehilangan tempat tinggal mereka beberapa tahun terakhir akibat serangan pasukan rezim.

Pada September 2018, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.

Tetapi, rezim dan pasukan Rusia di zona itu terus melanggar gencatan senjata dan menyebabkan lebih dari 1.300 warga sipil tewas.

Pada 10 Januari, Turki mengumumkan bahwa gencatan senjata baru di Idlib akan dimulai setelah 12 Januari tengah malam.

Namun, rezim dan kelompok-kelompok teroris yang didukung Iran tetap melanjutkan serangan darat mereka.

Lebih dari satu juta warga Suriah telah bergerak ke dekat perbatasan Turki untuk menghindari serangan hebat selama setahun terakhir.[fq/aa]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: