Home » Kondisi Umat » Meski Dihambat, 50 Ribu Jamaah Shalat Jumat di Serambi Al-Aqsha

Meski Dihambat, 50 Ribu Jamaah Shalat Jumat di Serambi Al-Aqsha

Sekitar 50 ribu warga Palestina dari Al-Quds dan wilayah jajahan 48 negeri menggelar salat Jumat, di serambi Masjid Al-Aqsha yang diberkahi.

Warga berbondong-bondong ke Masjid Al-Aqsha, meskipun ada peraturan super ketat yang diberlakukan penjajah Zionis terhadap pendudukan Palestina di gerbang dengan pemeriksaan identitas mereka yang redresif.

Patut dicatat, ribuan warga melakukan sholat Subuh di serambi Al-Aqsa, sebelum polisi Zionis menyerang menganiaya sejumlah warga dan memaksa sebagian mereka dideportasi dari Al-Aqsha.

Di sisi lain, aksi sholat subuh berjamaah di Masjid Al-Aqsha sukses dilaksanakan baik di Al-Quds maupun di semua masjid jami di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki, hari Jumat ini (14/2) sebagai bagian dari kampanye Fajar Agung.

Pada Jumat ini kita menyaksikan partisipasi yang luar biasa dari berbagai kota Palestina untuk mengantisipasi serangan pemukiman Zionis ke tanah dan situs suci ummat Islam.

Otoritas Zionis mengerahkan pasukannya di Al-Quds untuk membatasi para jama’ah. Sementara warga Palestina melakukan ibadah di ratusan masjid di Tepi Barat, mirip sebuah festival nasional atau Lebaran Idul Fitri yang dilakukan secara nasional.

Warga dan komite masjid mendistribusikan permen dan minuman panas kepada jamaah, dalam cuaca dingin.

Seperti yang terjadi di Masjid Ibrahimi di Hebron, ribuan manusia melakukan shalat shubuh berjamaah di masjid tersebut. Hal yang sama terjadi di Masjid Agung Nablus, dimana para jamaah meneriakan kalimat takbir dan kecaman terhadap penjajahan.

Sementara itu, sebagian warga berinisiatif melayani para jamaah dengan berbagai kebaikan seperti restoran yang mengumumkan sarapan gratis, sementara yang lain menyediakan permen dan minuman panas bagi jamaah. Sementara para pemuda mengatur keramaian dan kendaraan untuk menghindari agar tak terjadi kemacetan.

Sebagian warga bahkan menyumbang yang lainya dalam menyediakan transportasi bagi jamaah dari dan ke masjid, khusunya bagi mereka yang tidak memiliki alat transportasi.

Para imam masjid menyampaikan ceramahnya yang mendesak umat melakukan upaya untuk mempertahankan Masjid Al-Aqsha dan Al-Quds dan terus mencari akses untuk mempertahankannya dari pemukim Zionis.

Dalam doa qunut mereka berdoa untuk membebaskan Palestina dan menyatukan orang-orangnya bersama bangsa Arab dan Islam. [fq/pip]

Check Also

Prancis, Inggris, dan Jerman Serukan Diakhirinya Perang di Gaza

Para pemimpin kelompok E3 yang terdiri dari Prancis, Inggris, dan Jerman pada hari Jumat menyerukan ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: