Tank-tank Israel menembaki ambulans yang membawa pasien Palestina yang akan dievakuasi dari Jalur Gaza untuk perawatan medis di luar negeri, kata Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina pada hari Selasa.
Dalam pernyataan singkat, Anadolu melaporkan, lembaga tersebut mengatakan bahwa ambulans tersebut diserang Israel di dekat perbatasan Rafah di Gaza selatan saat pasien diangkut dengan koordinasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ditambahkannya, ambulans tersebut masih menunggu izin untuk melanjutkan perjalanan.
Hampir 48.400 warga Palestina telah tewas, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 111.000 lainnya terluka dalam perang brutal Israel di Gaza sejak Oktober 2023. Serangan gencar tersebut, yang telah menghancurkan daerah kantong itu, dihentikan sementara berdasarkan perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang mulai berlaku pada 19 Januari.
Meskipun ada gencatan senjata, otoritas setempat di Gaza melaporkan pelanggaran gencatan senjata hampir setiap hari oleh tentara Israel.
Kelompok pertama pasien dan korban luka Palestina meninggalkan Gaza melalui penyeberangan Rafah di perbatasan dengan Mesir pada tanggal 1 Februari berdasarkan ketentuan perjanjian gencatan senjata.[fq/anadolu]
TemanAlQuran.com Hidup Mulia Bersama Quran