Home » Kisah Pecinta al-Quran » Untukmu Yang Ingin Hidup Bersama Al Qur’an

Untukmu Yang Ingin Hidup Bersama Al Qur’an

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
🌹Renungan Tahajjud🌹


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

 “Ya Allah, sungguh aku memohon kepadaMu ilmu yang manfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.” (HR. Ibnu As-Sunni dan Ibnu Majah)

Bismillah walhamdulillah…

Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad, wa asyghiliz dholimin min dholimin, wa akhrijna min bayni min saalimin, wa ala’alihi wa sahbihi ajma’in…

“Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.”(QS. Al-Baqarah [2] : 2)


Untukmu Yang Ingin Hidup Bersama Al Qur’an


Al Qur’an..
Siapa yang tak mengakui keagungannya? Siapa yang memungkiri bahwa ia Kalam Sang Pencipta manusia?

Sarat dengan Hikmah dan Pelajaran, Obat penyakit bagi Jiwa dan Badan.


Akan tetapi, mengapa sulit bagi kita untuk mentadabburinya? Atau sekedar merutinkan bacaannya? Selalu kita kalahkan ia dengan alasan kesibukan.

Bahkan dengan sekedar hiburan dan obrolan… Sebagian (besar) ummat Islam di berbagai sudut bumi pun masih banyak yang belum menjadikan tradisi membaca Alquran sebagai ‘kebiasaan sehari-hari’.


Untukmu yang ingin hidup bersama Al Qur’an, Berikut beberapa obat yang harus diperhatikan : 
 

1. INGATLAH BAHWA KEBERKAHAN ITU ADA DI PAGI HARI. 
Maka bersegeralah membaca Al Qur’an pada pagi hari. 
Semakin awal pagi Anda merutinkan bacaan Al Qur’an, semakin mudah bagi Anda untuk merutinkan kebiasaan membukanya. 
Sebaliknya, semakin Anda terlambat untuk membacanya, semakin besar kesempatan Anda untuk melalaikannya dan sulit merutinkannya. 
Berpeganglah pada doa Nabi kita shalallahu alaihi wa sallam : 
بورِك لأمتي في بكورِها
“Ummatku diberkahi pada pagi hari mereka.”


 2. BACALAH AL QUR’AN SETIAP HARI DENGAN KEYAKINAN BAHWA ANDA SEDANG MEMBACA SURAT DARI ALLAH UNTUK ANDA. 
Maka, tidaklah Anda merasakan kesedihan dan kesempitan dalam urusan dunia Anda kecuali akan Anda dapati kelapangan dan jalan keluar dari ayat-ayat yang Anda baca seakan-akan Allah SWT langsung menghibur Anda dan memanggil dengan segera : 
“Aku lebih mengetahui tentang segala yang menyembuhkanmu.” Masya Allah Tabarokallah…

3. PRIORITASKAN AL QUR’AN MAKA IA AKAN MEMBERIKAN BEKAS DI HATI ANDA. 
Bacalah Al Qur’an dengan merenungi maknanya, dan sesungguhnya Anda dapat meresapi dan memahami bacaan Al Qur’an sesuai kadar prioritas Anda terhadapnya. 


 4. INGATLAH BAHWA LUPUTNYA BACAAN AL QUR’AN PADA SATU HARI ADALAH HUKUMAN BAGI ANDA.
Tidaklah hilang kesempatan Anda untuk membaca Al Qur’an pada satu hari kecuali disebabkan oleh dosa dan maksiat. 
Maka perbanyaklah Istighfar ketika terluput dari Anda bacaan Al Qur’an dan gantilah pada hari berikutnya.


 5. BAGILAH BACAAN AL QUR’AN MENJADI BEBERAPA BAGIAN.
Bila Anda tidak memiliki banyak waktu untuk sekali membaca Al-Qur’an, Anda dapat membagi bacaan Al Qur’an menjadi beberapa bagian. 
Misalnya setiap selesai sholat Anda dapat membaca setengah atau satu halaman dan diteruskan setelah sholat berikutnya. 
Dengan demikian Anda telah membaca beberapa halaman Al Qur’an dalam sehari. 🙂


 6. ATAU BACALAH AL QUR’AN SEKALIGUS BEBERAPA HALAMAN.
Jadikanlah waktu tetap untuk membaca Al Qur’an secara rutin, yang sebisa mungkin tidak boleh diganggu oleh urusan lain.
Dan sebaik baik waktu membaca Al Qur’an adalah waktu ashar atau sebelum subuh. 
Atau dapat juga setelah sholat subuh karena waktu itu fikiran Anda masih jernih sehingga lebih mudah memahami dan memaknai bacaan Anda, bahkan bila Anda ingin menghafalkan ayat-ayatNYA.


 7. HINDARILAH SEGALA MACAM ALASAN UNTUK TIDAK MEMBACA AL QUR’AN.
Bersungguh-sungguhlah menepati waktu yang telah Anda tetapkan sebagai waktu membaca  Al Qur’an dan hindarilah alasan untuk kehilangan waktu membacanya. (Bisa diawali dengan penggunaan alarm misalnya untuk membantu kedisiplinan diri)


Ingatlah para salafus sholih dahulu tidaklah meninggalkan bacaan Al-Qur’an bahkan ketika mereka sibuk berperang, sedangkan kita, selalu menjadikan hal-hal sepele sebagai alasan untuk meninggalkan bacaan Al Qur’an!


Diterjemahkan dengan beberapa penambahan dari tulisan Dr. Kholid Abu Syadi berjudul “Likulli man lam yantadzim bi qirooatil qur’an”.

Semoga bermanfaat, Mari bersemangat mendekap warisan baginda Muhammad Sholallahu ‘alayhi wassalam, Al-Quran al-Karim dan sunnah beliau SAW, Allahu Akbar!

(#rangkuman @bidadari_Azzam, KL, 1441h)

Check Also

Camkan Tentang Hak Al-Qur’an

  Bismillah walhamdulillah… Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad, wa asyghiliz dholimin min dholimin, wa akhrijna ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: